<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil Aku Yugata</title>
	<atom:link href="http://yugata.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yugata.web.id</link>
	<description>Saat Kata Tak Hanya Merambah Seperti Sampah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jun 2010 03:06:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Juni Untuk Juli</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/06/02/juni-untuk-juli/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/06/02/juni-untuk-juli/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 03:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1681</guid>
		<description><![CDATA[/1/
gagak berteriak lagi tentang kematian
seperti penyair yang mengagumi kesunyian
di relung malam dalam selembar sepi
tersimpan tekateki
/2/
kabar semilir dari angin-angin
menghadiahkan senyum pada maut
juga kabar duka dari degup hujan
mengirimkan nisan pada sebuah kenangan
pada pagi yang kuyup
aku tak menemukanmu
mungkin
kau telah menjadi kuburan
untuk jejak puisiku
: karena dari rahim juni selalu lahir juli
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/06/02/juni-untuk-juli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengeja Ketiadaan</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/31/mengeja-ketiadaan/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/31/mengeja-ketiadaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 09:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1674</guid>
		<description><![CDATA[aku memang tak pernah meminta ijinmu
tibatiba datang, lantas pergi berlalu
saat aku tiba,
kau terpana lalu tersedu-sedu
tangismu hanya ketidakberdayaan
yang kutelanjangi habis-habisan
semua topengmu terlepas
kau menggigil, meraung meringis
menyesali waktu yang tak kau maknai
kekalahan telak
sudah terlambat!
pelukan
bisikan
alunan do&#8217;a
: ode paling menyedihkan yang akan kau dengar
usaimu telah sampai,
kuantar kau menuju
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.ketiadaan
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/31/mengeja-ketiadaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pagi Bukan Milikku</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/31/pagi-bukan-milikku/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/31/pagi-bukan-milikku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 04:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1671</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini malaikatku berbaju hitam
: Sentika Megani
berlalu pergi
&#8230;&#8230;&#8230;.
bila cinta hanya sebatas keinginan rasa
; keterbatasan logika
ingin kulumat lalu kumuntahkan ke dalam gelas
agar aku bisa meneguknya
(sebelumnya sudah kutetesi racun yang bisa mematikan rasa)
hingga kelak sisa nafasku hilang satusatu
: karenamu(Mu)

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/31/pagi-bukan-milikku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bung(lon)</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/27/bunglon/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/27/bunglon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 07:46:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1668</guid>
		<description><![CDATA[
kadal meniru rupa kodok,
gajah merubah diri menjadi ular,
musang bermantelkan bulu domba,
ikan mencoba ikut balapan di pacuan kuda
: melakon dalam segala dusta
mungkin
aku tak kan menyebutmu;
kadal
kodok
gajah
ular
musang
domba
atau ikan
tapi
bunglon!
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/27/bunglon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjengkal Jarak</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/26/menjengkal-jarak/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/26/menjengkal-jarak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 08:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1661</guid>
		<description><![CDATA[hening
hawa dingin selimuti lelap
desing
deruan angin senyap
aku meragu di sudut nestapa
pikiran busuk tak rela
ingin bunuh sepi dalam kebisuan
&#8220;Kenapa kau tak mati saja!&#8221;
sesaat, aku bergelinjang tertawa
namun gaduh tak lagi guna
&#8220;O, rinduku tragis&#8221;
buasnya merobek belulang: bengis!
lewat tangis aku ingin mengakhiri
jantungku lemas
tersadar
terdengar
laju degup masih milikku(Mu)
mungkin
esok pagi
semerbak embun masih bisa terhidu
indah di tumpukan debu
dan rindu yang telah kucabik
serpihannya akan menjadi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/26/menjengkal-jarak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meski (tinggal) Debu</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/24/meski-tinggal-debu/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/24/meski-tinggal-debu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 01:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1658</guid>
		<description><![CDATA[ingatkah saat aku menertawakanmu?
setiap kali kau pandangi bintang di malam-malammu
kau pasti tercekik kebengisan rindu
dan merapuh di balik payung yang terkoyak hujan
saat menanti kerlipnya tak jua jatuh ke pangkuanmu
&#8220;Kau lemah!&#8221; kataku
namun kau tak mau peduli
masih membekaskah sayatan di wajah tak berdosamu?
saat hujatan melucutkan mimpi-mimpi
hingga matamu terbutakan darah
atau nyeri yang meradang di sudut senyap ruang hatimu
lalu kau [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/24/meski-tinggal-debu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pagi (selalu) Datang</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/21/pagi-selalu-datang/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/21/pagi-selalu-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 05:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1654</guid>
		<description><![CDATA[ingin kujamah mentari
namun awan hitam membentang di garis khatulistiwa
hujan merobek sinarnya pelanpelan
kilat menjilat liar membakar langit
diiringi gemuruh guntur, membuatku semakin terluka
: suasana muram pagiku
suatu pagi yang lain
: Sentika Megani
malaikatku dengan balutan kain cindai, pagi ini
ingin mencuri hujan untuk pelupuk matanya
yang bertahun-tahun silam kekeringan
untuk jejak-jejak bara yang tak mau padam
karena kenangan terindah tak mampu menghapusnya
malaikatku terluka, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/21/pagi-selalu-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khilaf</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/14/khilaf/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/14/khilaf/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 04:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1651</guid>
		<description><![CDATA[tajam si lidah
cermin agungi diri
menikam kalbu
luput nurani, iman terberai
: jamuan nafsu
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/14/khilaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memori (Mei) Kelabu</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/11/memori-mei-kelabu/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/11/memori-mei-kelabu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 08:51:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/?p=1647</guid>
		<description><![CDATA[11 Mei 2010
beri tahu padaku bagaimana mengikhtisarkan arti cinta?
dengan serangkaian kata lewat puisi sederhana,
sebab kau tahu aku benci menodai putih sucinya
seperti penggombal dengan rayuan rasa dan logika
bagaimana kutuliskan?
agar kau mengerti lewat segala paham
yang kulukis di wajah langit
meski oksigen bereaksi dalam butir-butir air hujan
karbonmonoksida tetap berotasi di paru-paru
pun gradasi pelangi tak mampu mencipta warna-warni duniaku
lalu, bagaimana [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/11/memori-mei-kelabu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelabu</title>
		<link>http://yugata.web.id/2010/05/04/kelabu/</link>
		<comments>http://yugata.web.id/2010/05/04/kelabu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 09:43:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yugata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Yugata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yugata.web.id/2010/05/kelbau/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yugata.web.id/2010/05/04/kelabu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
